TEPUK 5 YAQUB
kami ( Prok Prok Prok )
V Yaqub ( Prok Prok Prok )
Anak Pintar ( Prok Prok Prok )
Anak Hebat ( Prok Prok Prok )
Sopan Santun ( Prok Prok Prok )
Berprestasi ( Prok Prok Prok )
V Yaqub ( Prok Prok Prok )
Sanggup Juara
Yes
yes
yes
TEPUK 5 YAQUB
kami ( Prok Prok Prok )
V Yaqub ( Prok Prok Prok )
Anak Pintar ( Prok Prok Prok )
Anak Hebat ( Prok Prok Prok )
Sopan Santun ( Prok Prok Prok )
Berprestasi ( Prok Prok Prok )
V Yaqub ( Prok Prok Prok )
Sanggup Juara
Yes
yes
yes
Manusia biasa yang berusaha bermanfaat untuk orang banyak....
Semoga berkah untuk semua... dan mohon maaf atas segala kekurangannya karena masih dalam proses belajar...
TEPUK SIKU PUNDAK....
Tepuk Siku Tepuk Pundak Tepuk Tangan (prok-prok-prok)
Tepuk Siku Tepuk Pundak Tepuk Tangan (prok-prok-prok)
Tepuk Siku, Pundak, Taangan
Taangan, Siku, Pundak
Tepuk Siku Tepuk Pundak Tepuk Tangan (prok-prok-prok)
Manusia biasa yang berusaha bermanfaat untuk orang banyak....
Semoga berkah untuk semua... dan mohon maaf atas segala kekurangannya karena masih dalam proses belajar...
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua.
Anak-anakku, Hari ini Bapak/Ibu ingin berbicara tentang seorang pencuri. Dia tidak mengambil ponselmu, dia tidak mengambil uangmu, tapi dia mencuri sesuatu yang jauh lebih berharga, WAKTUMU. Pencuri itu bernama kata “NANTI.”
Seringkali, saat ada tugas dari guru atau perintah dari orang tua, pikiran kita refleks berkata, “Ah, nanti saja, masih ada waktu.” Penyakit “nanti saja” ini adalah awal dari kegagalan.
Manusia biasa yang berusaha bermanfaat untuk orang banyak....
Semoga berkah untuk semua... dan mohon maaf atas segala kekurangannya karena masih dalam proses belajar...